semester 3 ini sesuatu banget ya. Hampir semua matakuliah itu berisi tugas besar, itu tidak menjadi suatu masalah bagi ku, selama aku masih bisa mengerjakannya. Ku jalani semester 3 ku dengan ikhlas, hingga tak terasa semester 3 akan berlalu, tugas-tugas besar pun pasti akan berlalu, sedikit lega ku rasakan. Dihari-hari terakhir ku di Semarang, aku mangikuti beberapa kegiatan yang menurut ku itu harus ku hadiri mengingat aku terlibat dalam kegiatan itu dan aku juga merasa harus mempertanggungjawabkan atas semua yang telah diamanahkan pada ku sampai semuanya benar-benar terselesaikan, aku tak ingin cuek, tak ingin apatis dan akau tak bisa mengacuhkannya karena aku bukan orang yang ga peduli terhadap sesuatu. Berawal dari tanggal 12 januari 2013, aku mulai diberi amanah yang lebih dari sebelumnya. Aku tak ingin mengeluh,justru aku mengharapkan sesuatu yang menantang dalam hidup ku, semuga diawal 'karir' ku ini dapat menjadikan aku sebagai orang yang lebih baik lagi, amiin...
-
This is Slide 1 Title
This is slide 1 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...
-
This is Slide 2 Title
This is slide 2 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...
-
This is Slide 3 Title
This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...
Rabu, 30 Januari 2013
Selasa, 26 Juni 2012
Komentar terhadap mata kuliah Teknik komunikasi
By Hilma Qoniana P at 08.08
No comments
Mata kuliah teknik komunikasi adalah mata kuliah yang menyenangkan. Walaupun ada tugas besar, namun hal ini tidak menjadi masalah bagi sebagian mahasiswa. Tugas besar dari mata kuliah ini adalah membuat poster dan film. Sebagian mahasiswa menyukai mata kuliah ini, karena banyak diantara mereka yang menguasai software-software dalam mengerjakan tugas besar ini. Bagi saya mata kuliah ini sangat menyenangkan, karena dalam proses pembuatan film saya menjadi tahu daerah-daerah yang belum saya ketahui, selain itu saya juga mendapatkan referensi tempat makan dari lokasi shooting. Walaupun mata kuliah ini menyenangkan dan sangat menarik untuk dipelajari, namun lebih manarik lagi jika mata kuliah ini dikembangkan lagi, maksudnya materinya lebih mendalam lagi.
mungkin hanya itu kesan pesan saya terhadap mata kuliah ini.
mungkin hanya itu kesan pesan saya terhadap mata kuliah ini.
Senin, 25 Juni 2012
MAKALAH ALERGI (tugas individu tekkom)
By Hilma Qoniana P at 22.21
No comments
1.
Pendahuluan
Alergi
makanan bisa menyerang siapa saja dengan kadar yang berbeda beda. Pada saat
seseorang menyantap makanan kemudian timbul perasaan tidak enak pada tubuhnya
maka mereka akan beranggapan bahwa mereka alergi terhadap makanan tersebut.
Fakta membuktikan, tidak semua anggapan tersebut benar. Hanya 1% pada orang
dewasa dan 3% pada anak - anak yang terbukti jika mereka memang benar benar
alergi terhadap makanan tertentu.
Perbedaan
ini terjadi akibat masih banyaknya orang yang salah kaprah akan pengertian
alergi makanan. Mereka tidak bisa membedakan mana yang disebut alergi makanan
dan mana yang disebut dengan intoleransi terhadap makanan. Seseorang dengan
alergi makanan harus segera diidentifikasi dan ditangani sebab meskipun gejala
awalnya tidak berat namun lama lama mereka bisa mengalami gejala berat dan
fatal.
2.
Pembahasan
Alergi atau
hipersensitivitas tipe I adalah reaksi tubuh manusia yang berlebihan terhadap
lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing dan berbahaya,
padahal sebenarnya tidak untuk orang-orang yang tidak bersifat atopik.
Bahan-bahan yang menyebabkan hipersensitivitas tersebut disebut alergen.Alergi
disebabkan oleh produksi antibodi berjenis IgE.
Alergi timbul bila ada
kontak terhadap zat tertentu yang biasanya pada orang normal tidak menimbulkan
reaksi. Zat penyebab alergi ini disebut allergen. Allergen bisa berasal dari
berbagai jenis dan masuk ke tubuh dengan berbagai cara. Bisa saja melalui
saluran pernapasan, berasal dari makanan, melalui suntikan atau bisa juga
timbul akibat adanya kontak dengan kulit seperti kosmetik, logam perhiasan atau
jam tangan, dll. Zat yang paling sering menyebabkan alergi, antara lain adalah
serbuk tanaman, jenis rumput tertentu, jenis pohon yang berkulit halus dan tipis, serbuk spora, penisilin, seafood, telur, kacang-kacangan, susu, jagung dan tepung jagung, sengatan insekta, bulu binatang, kecoa, debu dan kutu. Zat aditif pada
makanan, penyedap, pewarna dan pengawet juga dapat menyebabkan timbulnya
alergi. Alergi dapat disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:
·
Faktor
genetik.
Alergi
dapat diturunkan dari orang tua atau kakek/nenek pada penderita. Bila ada orang
tua, keluarga atau kakek/nenek yang menederita alergi kita harus mewaspadai
tanda alergi pada anak sejak dini. Bila ada salah satu orang tua yang menderita
gejala alergi, maka dapat menurunkan resiko pada anak sekitar 17 – 40%, Bila ke
dua orang tua alergi maka resiko pada anak meningkat menjadi 53 – 70%.
·
Imaturitas
usus (Ketidakmatangan Usus)
Secara
mekanik integritas mukosa usus dan peristaltik merupakan pelindung masuknya
alergen ke dalam tubuh. Secara kimiawi asam lambung dan enzim pencernaan
menyebabkan denaturasi allergen. Secara imunologik sIgA pada permukaan mukosa
dan limfosit pada lamina propia dapat menangkal allergen masuk ke dalam tubuh. Pada
usus imatur system pertahanan tubuh tersebut masih lemah dan gagal berfungsi, sehingga
memudahkan alergen masuk ke dalam tubuh.
·
Pajanan
alergi .
Pajanan
alergi yang merangsang produksi IgE spesifik sudah dapat terjadi sejak bayi
dalam kandungan. Diketahui adanya IgE spesifik pada janin terhadap penisilin,
gandum, telur dan susu. Pajanan juga terjadi pada masa bayi.
Untuk menentukan penyebab
alergi dapat dilakukan dengan cara berikut :
·
Menghindari
zat yang dicurigai sebagai allergen, kemudian setelah gejala hilang mencoba
kembali zat tersebut.
·
Melakukan
tes alergi dan melihat riwayat keluarga serta riwayat frekuensi serangan
terjadi.
Beberapa hal yang dapat
dilakukan untuk mencegah terjadinya alergi :
·
Menjaga
kelembaban ruangan dengan mengatur sirkulasi angin dan udara.
·
Menjaga
kebersihan pakaian dan mengganti sprei sedikitnya seminggu sekali.
·
Mebersihkan
pekarangan dan memastikan tidak ada tumpukan sampah dan genangan air yang akan
menjadi tempat timbulnya jamur.
·
Konsultasi
dengan dokter dan melakukan tes alergi untuk mengetahui allergen-allergen yang
harus dihindari.
Gejala yang mungkin terjadi akibat alergi adalah rasa
gatal pada bagian tubuh tertentu, sakit kepala, hidung tersumbat, sesak napas,
bengek, kesulitan menelan, mendadak pilek dan bersin-bersin. Pengobatan alergi
tergantung pada jenis dan berat gejalanya. Tujuan pengobatannya bukanlah
menyembuhkan melainkan mengurangi gejala dan menghindari serangan yang lebih
berat di masa yang akan datang. Gejala yang ringan biasanya tidak memerlukan
pengobatan khusus. Gejala akan menghilang beberapa saat kemudian.
3.
Kesimpulan
Banyak orang beranggapan bahwa pada saat mereka menyantap
makanan kemudian timbul perasaan tidak enak pada tubuhnya maka mereka akan
beranggapan bahwa mereka alergi terhadap makanan tersebut. Fakta membuktikan,
tidak semua anggapan tersebut benar.
Alergi merupakan suatu keadaan dimana tubuh manusia bereakasi secara berlebihan
terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing dan
berbahaya. Sebenarnya alergi dapat dicegah dengan cara membiasakan pola hidup
yang sehat.
Rabu, 20 Juni 2012
SUKA DUKA PLANO
By Hilma Qoniana P at 15.01
No comments
Di plano banyak
mempelajari disiplin ilmu, salah satunya teknik komunikasi. Dimata kuliah ini
aku dan temen-temen ku dikasih tugas buat film. Engga habis pikir aku, kenapa
dijurusan ini ada tugas seperti itu? Biarin aja deh, mungkin sekarang aku belum
tahu apa manfaat dari tugas ini, tapi suatu saat nanti aku akan merasakan
manfaatnya.
Aku masuk dalam
kelompok 3. Disini aku dapat peran sebagai peramal. Aku engga tahu kenapa temen
ku memberi peran peramal pada ku, katanya sih muka ku serem dan cocok dijadikan
sebagai peramal. Awalnya sebel juga sih dikatain serem kaya gitu, tapi ngga
papa lah, semoga aja dengan begitu aku menjadi pemeran terbaik, pokoknya positive
thimking aja lah. Dalam film yang aku buat sama temen – temen ku ini lawan main
ku adalah isnu. Aku meramal dia di halte BRT.
Ternyata bener,
setelah presentasi kemarin tanggal 20 juni 2012 aku jadi terkenal dalam satu
kelas. Setengah seneng setengah engga sih, hehe. Aku ngga seneng karena mereka
menganggap aku nyeremin, senengnya kalo aku jadi terkenal. Setiap mereka ketemu
aku, mereka selalu mengulang dialog ku yang ada dalam film “Kamu tidak akan
melupakan hari ini”. Wah pokoknya seru deh
Dijurusan plano
emang banyak tugas yang mengharuskan terjun langsung ke lapangan, seperti mata
kuliah geologi lingkungan dan teknik komunikasi. Engga mungkin kan mau meneliti
batuan tapi ga survei langsung ke lapangan. Engga mungkin juga kan bikin film
tapi ga keluar dari kelas, apa lagi film yang aku buat sama temen – temen kelompok
ku. Tema yang kita ambil kan berhubungan dengan transportasi, jadi mau ga mau
kita harus ke jalan langsung untuk ngambil gambar di tempat – tempat umum yang
berhubungan dengan transportasi. Kita shooting di halte BRT dan di dalam BRT
sebagai bukti kalo kita tuh ngambil tema transportasi. Dan Alhamdulillah, film kelompokku
terbaik no 2 dari 6 kelompok, posternya juga, poster kita terbaik no 2 dari 6
kelompok.
Oh iya, waktu presentasi kita
pake seragam loh, yang cowok pake kemeja hitam polos, celana bahan dan berdasi.
Sedangkan yang cewek pake baju dengan warna yang sama yaitu warna krem. Begitu kita
berangkat, temen – temen yang lain pada heran loh. Soalnya warna baju kita
sama, padahal belinya di ‘awul – awul’ loh.
Dari jam setengah Sembilan malam sampe jam sepuluh. Satu setengah jam kita
milih baju, padahal waktu itu kita belum makan semua. Yang cowok nungguin lama
banget, sampe akhirnya mereka pergi makan duluan. Sebelum ke ‘awul – awul’ kita
gladi bersih dulu buat persiapan presentasi film besok. Wah pokoknya seneng
deh, biar pun capek, tapi setidaknya aku jadi bisa jalan – jalan di semarang
bawah. Coba kalo ga ada tugas buat film, mungkin aku ga bisa jalan – jalan ke
semarang bawah. Pokoknya kalo bisa mensyukuri semua yang ada, insya allah semua
akan berjalan menyenangkan deh seperti tugas ini. yang penting tetap SEMANGAT.
Senin, 18 Juni 2012
RESUME KONSEP MARKETING
By Hilma Qoniana P at 03.43
No comments
Sebagai
wiausaha diperlukan strategi dalam memasarkan produknya. Proses pemasaran
produk ini biasanya disebut dengan marketing. Ada beberapa konsep marketing,
diantaranya adalah :
·
pertegas keberadaan, hal ini dilakukan agar
orang tahu keberadaan produk yang dijual. Setelah orang tahu keberadaan produk
tersebut dijual, akan timbul keinginan untuk membelinya. Untuk mencari/menarik
simpati dari pembeli, dapat dilakukan kiat-kiat seperti berikut :
a. Rangkul
beberapa kalangan untuk menjadi Brand Ambassador. Hal ini dapat dilakukan
dengan cara memanfaatkan tokoh masyarakat ataupun orang-orang di sekitar yang
sekiranya memiliki prestasi cukup bagus sebagai duta produk. Misalnya saja
dengan menggandeng para atlet lokal, para pelajar yang memenangkan olimpiade
sains tingkat dunia, dan lain sebagainya.
b. Menawarkan
pemasaran kreatif melalui situs pertemanan
c. Merealisasikan
ide pemasaran unik bisa melalui situs pertemanan (jejaring sosial). yang bisa
dijangkau seluruh konsumen dengan menggunakan jaringan internet. Misalnya ada
seorang yang melakukan bisnis Steak Hotel Holycow, ia memanfaatkan twitter
untuk mempromosikan restorannya. Caranya yaitu dengan memberikan satu porsi
tiramisu gratis pada setiap pelanggan yang mention @holycowsteak dalam tweetnya.
Strategi tersebut cukuplah sukses, sehingga wajar adanya bila setiap hari para
konsumen rela mengantri untuk menikmati seporsi steak hotel ala Holycow dan
mendapatkan tiramisu gratis.
d. Ciptakan
sesuatu yang berbeda
e. Libatkan
peran aktif para konsumen. Kiat ini pernah dilakukan oleh sebuah produk, yaitu
produk kosmetik Pond’s melalui program promosinya Pond’s Make it Happen, sang
produsen ingin membangun loyalitas konsumen dengan mengajak mereka untuk bisa
mewujudkan mimpi atau cita-citanya bersama produk Pond’s.
f. Jadilah
solusi bagi permasalahan konsumen. Ketika memasarkan produk ataupun jasa, yang
terpenting adalah pahami kebutuhan konsumen dan jadilah solusi bagi
permasalahan yang mereka hadapi. Strategi seperti ini bisa dilihat dari iklan
produk Unilever “Pure it” (pemurni air) untuk keluarga yang menggunakan
teknologi canggih, sehingga bisa menghasilkan air minum yang aman dikonsumsi
tanpa perlu membutuhkan bahan bakar gas maupun listrik.
·
Setelah kiat-kiat yang disebutkan di atas
dilakukan, bisa dipastikan orang akan membeli produk tersebut. Bila produk yang
dihasilkan sudah sesuai dengan selera konsumen, maka bisa dipastikan pula
banyak orang akan menjadi pelanggan produk itu. Kemudian orang tersebut dengan
sendirinya akan mempromosikan produk itu kepada orang lain.
Dalam
berwirausaha juga diperlukan target untuk memperoleh hasil yang maksimal. Untuk
menentukan target yang akan diperoleh, maka harus diketahui volume penjualan
per hari, bila volume penjualan per hari telah meningkat maka dapat diketahui volume
penjualan per bulan, dengan begitu dapat ditentukan berapa volume yang akan
dicapai. Untuk mencapai target yang diinginkan, wirausahawan juga harus
mengetahui peluang dan kendala yang akan dihadapi. Sehingga dapat ditentukan
tindakan yang dapat dilakukan untuk menghadapi hal tersebut.
Ada
tiga proses pemasaran :
o
Pre-opening campaign. Dapat dilakukan dalam 2
minggu sebelum launching. Kegiatan dalam pre-opening campaign ini berupa
memperrsiapkan pasar dan mengkomunikasikan produk dan layanan, sehingga pasar
mengetahui produk yang akan launch, dan keunggulan-keunggulan dari produk serta
pasar dapat mengetahui waktu dan tempat dimana produk dapat diperoleh. Proses
ini dapat dilakukan dengan cara memasang iklan di tempat-tempat umum.
o
Launching. Dilakuakan dengan cara
menginformasikan kepada kepastian dibukanya layanan dan produk untuk umum.
Tujuannya adalah mendatangkan orang banyak untuk merasakan manfaat dari produk
yang dihasilkan. Proses ini dapat dilakukan dengan cara memasang iklan pada
tempat-tempat umum.
o
On-going marketing program. Proses ini
dilakukan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Hal ini dapat dilakukan dengan
cara membangun relasi dengan pelanggan.
DAFTAR
PUSTAKA
http://www.marketing.co.id/2012/06/08/strategi-marketing-untuk
mendapatkan-banyak-pelanggan/. 2012. “Strategi Marketing
Untuk Mendapatkan Banyak Pelanggan”, dalam marketing.
Diunduh sabtu, 16 Juni 2012.
Jumat, 20 April 2012
INTERPRETASI CITRA VISUAL
By Hilma Qoniana P at 19.49
No comments
- PENDAHULUAN
Dalam bidang perencanaan wilayah dan kota mempelajari
berbagai disiplin ilmu, salah satunya ialah interpretasi citra. Untuk
menginterpretasikan citra diperlukan data pemukaan bumi sebagai data
referensi. Salah satu jenis data permukaan bumi adalah data yang
berkaitan dengan spasial dan data attribut suatu wilayah. Ciri spasial
adalah ciri yang terkait dengan ruang yang meliputi tekstur, bentuk,
ukuran, pola, situs, bayangan, asosiasi. Dalam menginterpretasikan
sebuah peta diperlukan citra. Citra dapat diartikan sebagai gambaran
yang tampak dari suatu obyek yang sedang diamati, sebagai hasil liputan
atau rekaman suatu alat pemantau.
Interpretasi
ruang digunakan dalam banyak bidang, seperti bidang perikanan, bidang
geografi, termasuk dalam bidang perencanaan wilayah dan kota.
Interpretasi citra visual dalam bidang perencanaan ruang sangat berguna .
Karena dalam bidang perencanaan wilayah dan kota diperlukan data-data
yang berhubungan dengan tata ruang. Untuk menentukan tata ruang yang
sesuai dengan keadaan yang ada, diperlukan citra dalam pengolahannya.
Citra membantu para perencana untuk mendapatkan data berupa gambar peta,
kemudian peta tersebut diolah sehingga menghasilkan informasi sesuai
kebutuhan. Katajaman dan keakuratan citra juga mempengaruhi hasil peta
yang diolah. Semakin akurat dan semakin tajam citra yang digunakan, maka
semakin bagus hasil peta yang diolah. Sebaliknya, citra yang kurang
akurat maka hasil peta yang diolah pun tidak akan menghasilkan peta
sesuai kebutuhan. Interpretasi citra visual dalam perencanaan wilayah
dan kota dapat dimanfaatkan untuk membuat peta tata guna lahan, pata
administrasi dan peta lainnya yang berhubungan dengan penataan ruang.
Maksud ruang disini adalah yang mencakup wilayah daratan yang didalamnya
ditempati oleh berbagai makhluk hidup.
Interpretasi citra visual memiliki tujuan yaitu:
a. Dengan interpretasi citra visual dapat diperoleh data dan informasi secara cepat, tepat dan akurat
b. Peta dapat disimpulkan dan dianalisis dengan teliti yang diolah menggunakan citra
c. Dengan citra gambaran objek yang sangat sulit dijangkau oleh pengamatan langsung (lapangan) dapat diketahui dengan cepat
Alat dan bahan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah:
a. Citra
b. Laptop yang sudah terinstal: arcgis
IV. Kajian Praktikum
Dalam
penerapan interpretasi ruang ini menggunakan landasan teori
interpretasi citra visual. Perencanaan wilayah dan kota memerlukan
data-data yang berkesinambungan, untuk memeroleh data yang
berkesinambungan tersebut diperlukan beberapa alat pendukung, seperti
arcgis. Arcgis merupakan software yang dirancang khusus untuk mengolah
peta. Untuk mengolah peta, diperlukan citra. Didalam citra terdapat
Sembilan kunci interpretasi, yaitu:
a. Rona dan Warna
Rona ialah tingkat kegelapan atau tingkat kecerahan obyek pada citra, sedangkan warna ialah wujud yang tampak oleh mata.
b. Ukuran
Ukuran
menunjukkan besaran yang ada dalam peta. Ukuran meliputi dimensi
panjang, luas, tinggi, kemirigan, dan volume suatu objek.
c. Tekstur
Tekstur menunjukkan halus atau tidaknya gambar suatu peta.
d. Bentuk
Bentuk
merupakan atribut yang jelas, sehingga banyak obyek yang dapat dikenali
berdasarkan bentuknya saja. Misalnya lapangan, dapat diketahui dari
bentuknya yang persegi panjang.
e. Pola
Pola
merupakan susunan keruangan, dan susunan keruangan ini merupakan cirri
yang menandai bagi banyak obyek bentukan manuasia dan obyek bentukan
alamiah. Contoh: pola tidak teratur (seperti pada perkebunan, hutan),
pola teratur ( seperti pada sawah).
f. Tinggi
Dalam peta terdapat beberapa bengunan dan beberapa pepohonan. Bangunan dan pepohonan tersebut memiliki tinggi.
g. Bayangan
Bangunan dan pepohonan yang memiliki ketinggian pasti memiliki bayangan.
h. Situs
Situs menjelaskan letak obyek terhadap obyek lain disekitarnya. Contoh adanya sebuah lapangan situsnya di sekitar bangunan.
i. Asosiasi
Merupakan
keterkaitan antara obyek yang stu dengan obyek lain. Misalnya antara
obyek yang satu dengan obyek yang lainnya membentuk kelompok-kelompok.
j. Nama objek
Merupakan keterangan objek yang ada dalam peta.
V. Tahapan Pelaksaan
1. Buka arcgis
2. Setelah arcgis terbuka, masukkan peta dengan cara klik add data
3. Setelah pilih file klik add
4. Klik ok
5. Digit peta dengan cara mengubah new creat feature menjadi cut polygon features
6. Pada editor diubah menjadi start editing
7. Setelah di edit, buat keterangannya dengan cara klik kanan pada layer-pilih open attribute table
Isi tebel dengan keterangan kode, rona/warna, ukuran, tekstur, bentuk, pola, tinggi, bayangan, situs,asosiasi, nama objek.
8. Buat ITP (Indeks Tepi Peta)
9. Simpan peta yang sudah didigit dan yang sudah diberi ITP dengan cara klik file-pilih save
10. Export peta ke dalam satu folder dengan cara klik file-export map
VI. Hasil dan pembahasan
Interpretasi
citra visual memiliki sembilan kunci, Sembilan kunci tersebut
diantaranya adalah rona/warna, tekstur, bentuk, pola, tinggi, bayangan,
situs, asosiasi, dan nama objek. Dari peta yang diolah didapatkan hasil
sebagai berikut:
Rona/warna : cerah/hijau
Tekstur : Halus
Bentuk : Tidak teratur
Pola : Tidak teratur
Tinggi : Tidak ada
Bayangan : Tidak ada
Situs : Berlokasi deka pemukiman dan jalan
Asosiasi : Antara satu objek dengan objek yang lain membentuk kelompok-kelompok
Nama objek : Sawah/ruang terbuka hijau
|
Rona/warna:Gelap/Merah kecoklatan
Tekstur : Kasar
Bentuk : Tidak teratur
Pola : Tidak teratur
Tinggi : Memiliki tinggi bayangan kira-kira antar 3 m – 9 m
Bayangan : Ada bayangan bangunan
Situs : Berlokasi diantara ruang terbuka hijau
Asosiasi : Antara satu objek dengan objek lainnya membentuk kelompok-kelompok
Nama objek : Pemukiman
|
Rona/warna : Gelap/merah kecoklatan
Tekstur : Kasar
Bentuk : Tidak teratur
Pola : Tidak teratur
Tinggi : Rata-rata tinggi bangunan kira-kira 9 m
Bayangan : Ada bayangan bangunan
Situs : Berlokasi diantara bangunan yang lain serta ruang terbuka hijau
Asosiasi : Berasosiasi dengan bangunan, jakan dan ruang terbuka hijau
Nama objek : Kawasan pendidikan
|
Rona/warna : Gelap/hitam
Tekstur : Kasar
Bentuk : Memanjang dan lurus
Pola : Teratur
Tinggi : Tidak ada
Bayangan : Tidak ada
Situs : Berlokasi dipinggiran kota
Asosiasi : Berasosiasi dengan bentuk persimpangan
Nama objek : Jalan
|
Rona/warna : Terang/putih
Tekstur : Kasar
Bentuk : Tidak teratur
Pola : Persegi
Tinggi : Tinggi bangunan kira-kira 9 m
Bayangan : Ada bayangan bangunan
Situs : Berlokasi disekitar ruang terbuka hijau
Asosiasi : Antara satu objek dengan objek lainnya membentuk kelompok-kelompok
Nama objek : Rumah sakit
|
Adanya
sembilan kunci tersebut dapat memberi keterangan bahwa objek mana saja
yang didigit, sehingga menghasilkan peta sesuai dengan kebutuhan.
VII. Kesimpulan
Interpretasi citra hampir digunakan dalam banyak bidang,
seperti bidang geografi, bidang perikanan termasuk dalam bidang
perencanaan wilayah dan kota. Interpretasi citra dalam bidang
perencanaan wilayah dan kota dapat membantu para perencana untuk
mengolah dan menghasilkan peta sesuai kebutuhan. Untuk menghasilkan peta
sesuai kebutuhan, diperlukan data permukaan bumi sebagai data
referensi.
Salah satu jenis data permukaan bumi adalah spasial. Ciri
spasial adalah ciri yang terkait dengan ruang. Peta yang telah diolah
yang sesuai dengan data yang ada akan menghasilkan peta yang sesuai
dengan kebutuhan. Sebaliknya, peta yang diolah tidak berdasarkan data
yang ada tidak akan menghasilkan peta sesuai kebutuhan
Daftar Pustaka
http://www.scribd.com/doc/27869845/interpretasi-citra. 2011. “Interpretasi Citra“, dalam scribd. Diunduh sabtu, 14 April 2012.
http://www.scribd.com/doc/61755549/11/Teknik-Interpretasi-Visual.2011“Teknik Interpretasi Visual”, dalam scribd. Diunduh sabtu, 14 april 2012.